life in words

Maafkan Aku Sayang…..

Posted on: Agustus 18, 2006

Sepenggal cuplikan dari blog saudara RAMA http://www.ramaditya.com/2006/01.htm

————————————————————————————–

Kenapa gue selalu melukai seseorang? Kenapa gue punya pribadi yang buruk? Dan yang paling parah,
kenapa gue sepertinya nggak bisa merubahnya, even though I have tried so hard to do so? Nama
“Aurora” yang gue sandang seperti mengolok-olok diri gue sendiri. Terlalu naif, iya kan?

Ternyata, mungkin perginya orang2 terbaik dari masa lalu gue bukanlah karena kesalahan mereka,
pasti karena gue…karena gue…semua karena gue…makhluk bodoh yang terlalu naif menyebut
dirinya Aurora…

Rasa sakit itu kian bertambah ketika gue — hati kecil gue — mengakui bahwa sebagian besar
kesalahan itu adalah karena gue, tapi gue sering banget membentengi diri dengan kalimat2 seperti
“Kalau kamu nggak begitu aku nggak akan melakukan hal buruk itu,” atau “Tolong mengerti posisiku
kenapa aku melakukan itu, karena ada alasannya,” “Semua itu karena kesalahanmu,” dan segudang
kalimat2 lain yang sebenarnya hanya gue pakai untuk menutupi rasa malu karena hati kecil gue
sendiri bilang “Elo salah…” Mungkin ada di antara kalian yang pernah gue perlakukan seperti itu
dan melihat pengakuan gue disini, yah, ini pengakuan yang sejujurnya, pengakuan yang mungkin
nggak pernah keluar ketika gue berhadapan dengan kalian dalam keadaan emosi dan egoisme yang
tinggi. Lagi2, gue malu…inikah Aurora?

Di saat2 inilah ketika gue kehilangan rasa percaya diri. Pengetahuan tentang pribadi gue yang
begitu buruk itu membuat gue jadi sedih. Gue begitu menyayangi orang2 di sekeliling gue, tapi
ketika keburukan itu keluar, mereka jadi terluka dan pergi meninggalkan gue. Jadi, sempat
terlintas di pikiran gue untuk pergi mengasingkan diri, berada jauh dari mereka, karena gue nggak
mau melukai mereka dan harus kehilangan mereka.

————————————————————————————

Secara gak sengaja gue baca tulisan tersebut….
dan tiba2 gue ngerasa seakan-akan gue ada sesuatu yang membuat gue membaca tulisan ini.
Proses sampe gue menemukan tulisan ini pun bisa di bilang agak ajaib.
Dilain waktu mungkin akan gue ceritakan tentang saudara RAMA ini (walaupun gue sebenernya belum kenal, hanya kenal melalui tulisan2 nya saja). Yang mau gue bahas disini adalah mengapa tulisan ini penting bagi gue.

Gue baru mengalami pengalaman persis seperti yang di ceritakan atau di alami oleh saudara Rama ini. Walaupun dalam keadaan dan konteks yang berbeda. Dan mungkin gue masih lebih beruntung.

Gue juga hampir kehilangan orang yang sangat gue sayangi dan orang yang sangat-sangat penting bagi hidup gue. Seseorang yang gue harapkan akan menjadi pendamping hidup gue untuk selanjutnya. Seseorang yang sangat menyayangi gue, dia sanggup melakukan apa saja demi gue. Banyak sekali yang telah dia lakukan untuk gue dan tanpa gue sadari dalam keegoisan gue, telah kembali melukainya untuk yang kesekian kali. Dan lebih parahnya lagi gue selalu menyalahkan dia, dalam keegoisan gue, gue ngebela diri dengan mencari2 kesalahannya. Persis seperti yang ditulis saudara Rama. “Kalau loe gak begitu, gue juga gak bakal begini”, “Kamu tau gak kenapa saya begini?? karena kamu sih begitu” Pertengkaran hebat itu akhirnya selesai dengan dia mengalah untuk gue. Untuk saat itu gue ngerasa menang dan benar.

Keesokan harinya sewaktu gue ngebrowse dan menemukan tulisan Rama ini, saya seakan tersentil, saya seakan dibukakan matanya, saya seakan ditampar dan sadar dengan semua yang terjadi kemarin.

Secara spontan saya menemui dia dan meminta maaf, bahwa semua adalah salah saya. Dia selalu bisa memaafkan saya, tidak tahu sampai kapan dia masih bisa bersabar atas diri gue. Semoga kamu selalu mau menemani dan bersabar atas diri gue dan tidak pernah meninggalkan gue….

I Love You sayang…..

Special thanks, and my regrets to RAMA

3 Tanggapan to "Maafkan Aku Sayang….."

Jangan merasa sedih dan aneh teman, kita menjadi aneh dan berbeda dari meraka bukan berarti kita bersalah, tetapi betul-betul kita ini memang berbeda.
dan yang lebih penting lagi adalah karna kita telah mau mengerti akan kesalahan dan kekurangan kita, sehingga kita mau mengatakan maaf.

thanks Huge,.

I’ll never walked away from you.. knowing that u made 1000 mistakes in the past life.. i’ve stand beside King till the day he died, then i’ll stand by you till forever comes… i’ll be your friend..

thanks dear…. you are the best friend…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

gibol.co.cc email Login
gibol

Gibol

Jakarta
devoted to love, sex, money, n my brain.
born as a SAINT, fight as a HERO n die as a GOD

email: gib0l[at]yahoo[dot]com

gibol on email gibol on facebook gibol on twitter

Kategori

  • 12,747 times


Powered by FeedBurner


My Popularity (by popuri.us)


Creative Commons License
life in words by gibol is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 Unported License.

%d blogger menyukai ini: